Penjelasan Ilmiah di Balik Orang Biru di Kentucky

Penjelasan Ilmiah di Balik Orang Biru di Kentucky

Penjelasan Ilmiah di Balik Orang Biru di Kentucky

DALAM sejarah di wilayah Kentucky, Amerika, tercatat legenda manusia

berkulit biru. Ada penjelasan ilmiah mengenai warna biru yang muncul pada kulit dan darah mereka.

Kondisi genetis dan geografis memengaruhi seluruh keluarga yang terisolasi sehingga berwarna biru. Garis keturunan tersebut dimulai dari enam generasi sebelumnya oleh seorang yatim piatu Prancis bernama Martin Fugate, yang tinggal di Timur Kentucky pada 1820.

Fugate tiba di Troublesome Creek dan memulai hidup barunya bersama istrinya, Elizabeth Smith, yang berkulit putih. Fugate memiliki kondisi genetik yang langka yaitu kulitnya berwarna biru mencolok. Keluarga Fugate memiliki 7 anak, dan 4 di antaranya berkulit biru.

Keluarga ini bertambah jumlahnya, karena sesama anggota keluarga

menikahi satu sama lain. Pernikah-an antarsepupu pun kerap terjadi. Anak-anak Fugate yang berkulit biru menikah dengan saudara dari ibu mereka.

Sebagai hasil koinsidental dari gen resesif, perkawinan sekeluarga, anggota keluarga Fugate terlahir dengan kondisi langka yang membuat keluarga ini berwarna biru.

Dan beberapa dekade setelah 1820, cicit dari Martin Fugate dan Elizabeth Smith

, yaitu Benjamin Stacy baru saja lahir. Setelah lahir, orangtuanya dan staf rumah sakit sangat terkejut, karena Stacy memiliki darah biru. Ini karena suatu kondisi yang disebut methemoglobinemia, yang menyebabkan tingkat methemoglobin dalam sel darah merah naik di atas 1%. Methemoglobinemia dapat dipicu oleh paparan bahan kimia tertentu, tetapi dalam hal ini, itu diwariskan dan produk dari gen yang salah yang paling mungkin menyebabkan kekurangan dalam enzim yang disebut sitokrom-b5 methemoglobin reduktase.

 

Baca Juga :