Perilaku Baru Yang Muncul Setelah Adanya Jejaring Sosial

Perilaku Baru Yang Muncul Setelah Adanya Jejaring Sosial

 

Perilaku Baru Yang Muncul Setelah Adanya Jejaring Sosial
Perilaku Baru Yang Muncul Setelah Adanya Jejaring Sosial

Seiring berjalannya waktu, manusia juga pasti berubah. Apalagi dalam berperilaku, ini sangat dipengaruhi oleh lingkunga sekitar. Setelah munculnya layanan jejaring sosial mulai dari Friendster, Plurk, MySpace, Facebook, Twitter, dan Google Plus, banyak orang secara nggak sadar telah berubah perilakunya.

Tim NGONOO berhasil mengingat-ingat apa saja peliraku orang yang baru ada setelah layanan jejaring sosial ada. Berikut hasilnya:

1. Cuma update status/ngetuit pas ada gempa
Saya mengalami sendiri kalau ini, beberapa kali Jogja diguncang gempa dan beberapa detik setelah gempa Twitter dan Facebook langsung ramai dengan kata “gempa”. Mungkin kalo rumahnya ambruk baru tau pentingnya keluar rumah dulu baru nguru

2. Motret makanan dulu sebelum makan

Rasanya nggak seru ya kalo mau makan gitu koq nggak motret makanannya dulu. Kamu pasti juga pernah kan? Hehe..

3. Jika lapar maka update status/ngetuit
Seharusnya kalo lapar itu makan, tapi orang jaman sekarang cuma update status/ngetuit. Apa ya bikin kenyang to?

L a p a r

— Nad (@ndiafrhna) March 25, 2013

4. Pacaran di timeline
Ini juga, apa enaknya pacaran di timeline Twitter? Pacaran itu yang di tempat-tempat gelap, di semak belukar, atau di pinggir jalan. Aneh ini.

5. Berdoa
Kalo ini sih nggak ada salahnya juga sih, mungkin biar doanya diamini banyak orang. Pokoknya diamini aja misalnya ada yang berdoa gitu.

6. Mengumbar foto bagian tubuh yang terlarang

Dulu sepertinya nggak mungkin mengirim foto belahan dada ke teman-teman lewat POS atau MMS. Dengan ada jejaring sosial orang malah bikin kontesnya yang berhadiah nggak seberapa.

7. Kumpul bareng lalu maenan hapenya sendiri-sendiri
Kurang puas kalo ngobrol langsung, harus lewat internet dong. Secara anak socmed sejati gitu. Behahahaha.

8. Katanya mau kudeta tapi rame di jejaring sosial
Ini yang paling baru, walau pun bukan sepenuhnya efek jejaring sosial, tapi informasi kudeta sangat cepat tersebar

lewat jejaring sosial. Ini e ra keterbukaan kali yak?

Mau nggak mau Twitter dan Facebook atau mungkin jejaring sosial lainnya telah begitu berpengaruh pada kehidupan kita. Semoga kita selalu bisa mengendalikan diri dan terhindar dari mara bahaya. Aamiin.

[polldaddy poll=6988833]

Baca Juga: